Tampilkan postingan dengan label Jalan-Jalan Yogyakarta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jalan-Jalan Yogyakarta. Tampilkan semua postingan

Minggu, 22 Juli 2012

... Museum Kareta Ngayogyakarta ...


Saya sering sekali lewat depan Museum ini. Saya sering kali mengantar keluarga & teman untuk jalan-jalan ke Keraton Yogyakarta, Tapi baru tahun 2012, saya bisa Jalan-jalan ke Museum Kareta (bukan ‘ kereta ’) Kraton Ngayogyakarta yang terletak tidak jauh dari Kraton Ngayogyakarta itu sendiri. Tepatnya di Jalan Rotowijayan.

Museum Kareta Karaton Ngayogyakarta, seperti yang tertulis di papan obyek wisatanya. terdengar agak aneh memang, kata kereta ditulis dengan nama “
kareta ” dan kata kraton ditulis dengan “ karaton ”. 

Menurut saya, wisata ke museum ini sebaiknya didampingi oleh guide karena kalau tidak kita pasti tidak akan mengerti cerita dan latar belakang sejarah tiap-tiap kereta yang ada disana. Atau menggunakan trik saya yaitu berkunjung ke museum itu disaat ramai pengunjung wisatawan lokal ( saat liburan sekolah, habis lebaran, akhir tahun ) sehingga kita bisa nebeng ngedengerin penjelasan guide-nya wisatawan-wisatawan tersebut (
hehehe.... )

Memasuki museum, sudah tampak beberapa koleksi kereta kraton. Kereta-kereta tersebut kondisinya masih terawat dengan baik karena beberapa koleksi masih digunakan dalam berbagai upacara kraton seperti Grebeg dan perkawinan putra-putri Sultan. 

Berdasarkan penjelasan Pak Guide, kereta keraton ini umumnya dibeli pada jaman Sri Sultan HB VIII yang dianggap sebagai Sultan pembaharu. Beliau jugalah yang melakukan renovasi Kraton, membeli banyak kereta dan dianggap Sultan yang kaya karena pada jamannya tidak terjadi peperangan ( peperangan banyak terjadi pada masa Sri Sultan HB VII ). Museum kareta ini dulunya merupakan ‘
garasi ’ bagi kereta-kereta kraton. Disisi kiri  museum, terdapat kandang kuda penarik kereta keraton. Beberapa kareta yang dianggap keramat disendirikan dan pintu penyekat hanya dibuka ketika ada pengunjung. Di tengah-tengah museum terdapat replika kuda putih yang digunakan untuk menarik kereta.

Kami dijelaskan oleh pemandu mengenai asal muasal masing-masing kereta yang ada berikut fungsi dan kegunaannya. Hampir semua koleksi berusia lebih dari 100 tahun. Saya cukup kagum dengan koleksi yang usianya cukup tua masih dalam kondisi yang cukup baik. Beberapa kereta kencana masih digunakan dalam upacara-upacara kebesaran Keraton. Namun, beberapa sudah tak pernah digunakan lagi karena faktor usia. Kereta-kereta tersebut kemudian dianggap pusaka dan diberi nama seperti pusaka-pusaka keraton lainnya. Selain itu kereta tersebut rutin diberi sesaji setiap jumat dan selasa kliwon. 

Kata Pak Guide, ada 23 kareta karaton di museum ini. Sebenarnya Pak Guide nyebutin satu persatu nama-nama karetanya, tapi yang nyangkut dalam ingatan saya hanya sedikit (
hehehe..lain kali saya akan pake perekam sodara-sodara....:D

Saya akan menjelaskan yang saya ingat aja. Memasuki sebuah ruangan terdapat beberapa kereta salah satunya berfungsi sebagai kereta jenazah. Kereta jenazah tersebut bernama Kereta Kyai Ratapralaya.

Kemudian kami memasuki ruangan lain yang terdapat 4 buah kereta. Disinilah terdapat kereta tertua dan termewah. Kereta tertua bernama Kereta Kanjeng Nyai Jimad dan kereta termewah bernama Kereta Kyai Mondrojuwolo . 

Sebagai pusaka Keraton, kereta-kereta tersebut dimandikan dan " diberi makan " berupa sesajen. Ritual ini bernama Jamasan, yang selalu jatuh pada Selasa atau Jumat Kliwon pertama di bulan Suro ( bulan pertama dalam kalender Jawa ). Khususnya pada Kereta Kanjeng Nyai Jimat dan Kereta Garudayaksa, konon air bilasan kereta tersebut membawa berkah.

Selain koleksi kareta, kita juga bisa melihat replika pelana yang dipergunakan oleh Sultan, yaitu  Pelana Kyai Cekatha. Pelana Sultan yang asli mengandung emas dan butiran berlian. Beberapa pelana terbuat dari kulit macan. Ada juga koleksi pakaian dan aksesori pengendali kuda.

Selanjutnya kami berjalan menuju ke arah pintu keluar. Sebelumnya di sisi saya terdapat Kereta Landower, Kereta Landower Surabaya, dan Kereta Landower Wisman. Kereta tersebut merupakan kereta-kereta yang dibuat oleh orang Belanda. Kereta ini digunakan oleh para kerabat dekat Sultan untuk mengawal Sultan.

Akhirnya tur wisata Museum Kareta Karaton selesai sudah dan saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Guide, tentunya didalam hati saja...hehehe... ( maaf ya Pak karena saya selalu menyukai yang gretongan..:D )
Read More

Minggu, 08 April 2012

... Taman Pelangi ...



Suatu saat saya & keluarga lewat di Jl RingRoad Utara, lalu kami melihat kok ada keramaian di Monjali. Cukup kaget juga melihat banyak lampu-lampu di halaman Monjali, yang biasanya pada malam hari terlihat sunyi sepi. Di pagar depan terpampang tulisan " Taman Pelangi " yang dihiasi lampu-lampu. Tapi karena pada saat itu sudah jam setengah 9 malam, maka kami mengurungkan niat untuk masuk kesana. Baru 1,5 bulan kemudian , kami baru ada kesempatan untuk kesana.

Kali ini saya akan berbagi cerita  ketika saya dan keluarga kecil saya berkunjung ke Taman Pelangi Yogyakarta

Disebut Taman Pelangi karena terdapat berbagai macam lampion yang berwarna-warni. Kata teman-teman kantor, taman ini sebelumnya dikenal dengan nama Taman Lampion. Taman yang terletak di halaman Monumen Jogja Kembali (Monjali) ini merupakan tempat rekreasi yang masih terbilang baru di Jogja, baru dibuka sekitar akhir 2011.

Harga Tiket Masuk Rp10.000,-/orang (hari biasa) dan Rp15.000,-/orang (weekend). 

Menurut saya tiket masuk ini terasa cukup mahal untuk ukuran tempat wisata di Jogja. Apalagi di dalam taman terdapat lagi tiket wahana permainan & tiket nyewa ini itu yang harganya juga cukup mahal (bagi kantong saya....:D)

Tapi saya tidak terlalu merasa rugi juga, karena saya bisa berfoto-foto narsis bareng keluarga sepuasnya (hehehe....). 

Cuma kayaknya tidak mungkin saya masukkan menjadi salah satu agenda wisata rutin keluarga saya. Mungkin saya baru akan berkunjung lagi kalau harus mengantar keluarga saya dari luar kota...(dasar Mak Irit.....:D )

Gerbang Masuk
Kami memasuki kawasan Taman Pelangi dari gerbang pintu timur Monumen Jogja Kembali. Setelah memarkir kendaraan dan membayar tiket masuk, kami langsung disambut sebuah gerbang lampion yang berbentuk melingkar. Cukup menarik bagi kami yang pertama kali datang  ke Taman Pelangi Monjali ini. 

Sepertinya pihak pengelola Monumen Jogja Kembali ingin memaksimalkan kawasan ini menjadi kawasan wisata setiap waktu, dimana waktu siang hari digunakan untuk wisata sejarah dan pendidikan dan di malam hari menjadi wisata hiburan dan kuliner.


Kemudian kami berjalan ke arah tengah, kami melihat beberapa jenis lampion berukuran besar dan kecil. Ada lampion berbentuk burung elang raksasa, miniatur Tugu Jogja, patung naga raksasa, miniatur Candi Borobudur, kereta lengkap dengan kudanya, dan masih banyak lagi lainnya


Di area tengah terdapat sebuah panggung hiburan yang pada saat itu sedang menampilkan Live Music dari band lokal yang saya tidak tahu apa nama bandnya & lagi nyanyi apa...hehehe...., katanya sih hanya pada hari-hari tertentu saja ada pertunjukan di panggung ini selain live music terdapat juga pertunjukkan seni. Di sekitar panggung tersebut terdapat area foodcourt yang di dekatnya terdapat beberapa gubuk-gubuk kecil yang disediakan buat menikmati makanan sambil lesehan. Kawasan foodcourt ini menyediakan makanan seperti bakmi Jawa, Bakso, Soto, Nasi Goreng, Sate, bermacam-macam fastfood dan sebagainya. Di dekat kawasan ini juga terdapat arena bermain anak seperti bom bom car, kereta putar, odong-odong, otopet, becak mini, sepeda tandem dan masih banyak lagi. Namun untuk menggunakan permainan tersebut harus kembali mengeluarkan dana dengan membeli tiket permainan yang ada disekitar lokasi.

Depan Panggung Live Music
Berjalan menuruni tangga jalan menuju ke area bawah yang terdapat monumen yang dikelilingi kolam, kami melihat bermacam-macam lampu yang ditempel di dinding.

Cukup menarik untuk dinikmati karena beranekaragam, namun cukup disayangkan tidak ada penerangan lain sehingga pengunjung seperti saya yang pake kacamata dan sudah rada uzur (hehehe...) tidak jelas melihat jalan yang terdapat beberapa tangga kecil naik turun yang kadang membuat kaki terutama anak-anak saya tersandung.

Tiba di area bangunan Monumen Jogja Kembali, kolam yang mengelilingi bangunan Monumen Jogja Kembali dihiasi oleh lampion dan digunakan sebagai wahana permainan air (Sepeda Air dan Bola Air), Kereta wisata yang rutenya mengelilingi Monumen, Wahana permainan ATV dan Permainan anak (Mobil-mobilan, sepeda, otopet) persis di depan tangga masuk monumen. 

Selain itu disekelilingnya terdapat beberapa warung makan kecil yang cukup beragam.

Tapi kembali disayangkan menurut saya cahaya penerangan di area ini juga minim, suasana kawasan ini masih terlihat gelap walaupun sudah gemerlap warna warni lampu dan lampion.

Selain itu juga cukup disayangkan tidak ada lampu yang mengelilingi bangunan utama Monumen Jogja Kembali sehingga terlihat remang-remang karena hanya mendapat dukungan sedikit lampu. 

Padahal saya berharap keindahan lampu lampion juga didukung oleh keindahan arsitektur monumennya, seperti yang bisa kita lihat di Tugu Monas Jakarta yang terlihat bersinar dimalam hari. 

Sayang, arsitektur monumen yang sangat menarik tidak dimanfaatkan.

Selain itu menurut saya penataan lampion yang tersebar di beberapa titik dan peletakannya yang kurang rapat menjadikan kawasan ini kurang terlihat gemerlap akan pesta lampion.

Deretan Lampion Hello Kitty

Tur mengelilingi Taman Pelangi berakhir dan saya kembali ke area foodcourt karena anak-anak mengeluh haus & capek. Jajanan kuliner yang ditawarkan sebetulnya cukup murah dan standart harga makanan di tempat-tempat wisata lainnya, namun bagi saya pribadi kurangnya papan informasi mengenai harga makanan mengurangi minat saya untuk menikmati makanan di kawasan ini.

Kesimpulan saya Taman Pelangi Monjali cukup cocok digunakan sebagai wisata alternatif di malam hari bersama keluarga.





Read More

Jumat, 09 Maret 2012

... Kidz Fun Jogja ...

Pagi ini saya spesial ijin ga masuk kantor untuk ngantar Babang Farrel ke Kidz Fun dalam rangka acara tutup tahun TKnya.. 

Kami udah beli tiket via sekolahan seharga Rp 65.000 dengan fasilitas tiket masuk 1 anak, 1 orangtua, Makan 2 box, transportasi pulang/pergi. 

Jam 07.00 ngumpul di sekolahan ( sesuai surat pemberitahuan ), tapi banyak ibu-ibu yang belum hadir. Endingnya jam 08.00, baru berangkat dari sekolahan...ckckck... 

Lokasi yang mo kami tuju sebenarnya ga jauh, cuma sekitar setengah jam perjalanan. 



Sampe disana anak-anak & orangtua murid pada dikumpulkan di Area Panggung Kapal
-Kapalan untuk ngikutin acara Tutup Tahun.

Acara dipandu seorang badut yang cukup interaktif ama anak-anak...disitu dikasi snack dari pihak sekolahan...

Setelah acara selese & poto bareng, dilanjutkan acara bebas...Anak-Anak bebas maen sepuasnya... Ini yang ditunggu-tunggu anak-anak, termasuk Babang Farrel.. 



Kalau ga rombongan, tiket masuk Kidz Fun  Rp 40.000,-/orang (anak 2-14 tahun) dan Rp 30.000,-/orang (diatas usia 14 tahun), kita bisa maen sepuasnya di semua wahana kecuali gokart & kolam renang dan bisa maen di Taman Jurassic Park maksimal 1 kali.


Kalau kita cuma mo masuk ke Kolam Renang (Aqua Splash) nya aja,cukup beli tiket seharga Rp 13.000,- (Usia 2 tahun keatas bayar penuh). Atau kita juga bisa beli Paket Kolam Renang & Wahana Taman Bermain dengan harga Rp 48.000,-/orang (Anak usia 2-14 tahun) dan Rp 38.000,- (diatas usia 14 tahun).


Wahana permainan yang tersedia di Kids Fun cukup banyak sih tapi beberapa permainan sebenarnya sama cuma temanya aja yang berbeda. Misalnya permainan mobil-mobilan listrik untuk anak-anak, tersedia di banyak lokasi yaitu Herby’s pake tema City Car, Harley Davidson pake tema Western City, Ferarri pake tema Sirkuit F1 dan Old Dream pake tema China Town. Permainan kereta-keretaan juga tersedia dalam beberapa wahana, seperti Santa Fe Train, Kereta Ulat dan Duragon.

 
Wahana yang paling banyak tersedia adalah wahana permainan air. Wahana air yang digenjot sendiri oleh pengendara dengan jalur yang sudah tersedia, terdapat dalam banyak wahana seperti Jet Rider pake tema pulau tropis, Grand Canyon pake tema Indian, dll. Selain itu ada juga wahana air tanpa jalur bernama Aqua Bike. Bagi yang suka saling senggol ada wahana air Bumper Boat. 
Permainan yang lain ada Mini Wheel, yaitu sebuah bianglala mini dengan 6 gondola saja. Ada pula ontang-anting, gajah terbang, dan boom boom car. Semua permainan tersebut dapat dinikmati tanpa tiket tambahan. Dan yang tidak kalah seru adalah Fun Shooter, arena di mana pemain dapat saling menembakkan bola lembut ke arah pemain lain.
Salah satu permainan gratis yang menjadi favorit pengunjung adalah Jurassic Park. Wahana ini adalah wahana kereta keluarga yang mengelilingi taman dinosaurus. Pengunjung ditempatkan dalam kereta-kereta otomatis berisi dua sampai empat orang. Sepanjang jalur, terdapat patung-patung dinosaurus yang dilengkapi dengan informasi mengenai dino tersebut.
Permainan yang harus membayar lagi adalah Duragon, sebuah wahana roller coaster mini berketinggian sekitar 7 meter-an (lebih kecil dari halilintarnya Dufan).Beberapa putaran dihiasi dengan teriakan-teriakan dan jeritan-jeritan dari penumpangnya.
Salah satu wahana dengan antrian terpanjang adalah Flying Fox. Meskipun harus membayar 15 ribu rupiah, peminatnya tetap membludak. Untuk menikmati Flying Fox, pengunjung harus naik ke tower yang ada patung naga. Bagi yang belum memiliki tiket, dapat membeli langsung di titik peluncuran.


Di luar permainan yang disediakan, banyak site-site tempat berfoto yang tersedia tersebar di seluruh lokasi. Ada patung-patung tanpa kepala yang dapat digunakan untuk bergambar dengan memposisikan kepala kita pada patung tersebut.

Di dalam gedung dekat pintu keluar, terdapat wahana bermain anak bernama Soft Play. Isinya adalah jungle dan mandi bola. Jam 12-an saya ngajak Babang Farrel maen kesitu, biar maminya bisa ngadem...wkwkwk...

Dalam kunjungan kali ini, kami tidak mencoba GoKart. Rasa-rasanya Go Kart lebih asyik jika dimainkan berkelompok. Pembalap-pembalap dalam satu race terdiri dari teman-teman yang kita kenal.
  
Setelah lelah menikmati permainan wahana di taman bermain, kami beristirahat dulu sebelum masuk ke kolam renang Aqua Splash. 

Di tiket yang kita pegang sudah ada 2 kupon penukaran makanan, untuk ditukar di Food Court Kidz Fun. Untuk tempat makanan terdapat beberapa Food Court di Kids Fun Parcs ini seperti Carribean Cafe, Viva Italia Cafe serta Bujana Cafe. Carribean Cafe menyajikan nuansa bajak laut. Menunya khusus menyajikan makanan western style, di antaranya panekkuk, poff ertjes, hot dog dan burger serta french fries. Kemudian Viva Italia Cafe, sesuai namanya, makanan yang tersedia adalah masakan Italia. Antara lain spagetti dan pizza. Kafe ini pun di tata dengan nuansa Italia. Terakhir adalah Bujana Café. Makanannya berasal dari dalam negeri. Misalnya nasi goreng, bakmi goreng, sop, bakso mau pun soto. Ada Cafe Saurus di depan wahana Jurassic Park. Ada pula kantin di depan panggung kapal. Belum lagi kios-kios kecil yang menjual suvenir, foto digital, dll.

Setelah mengisi perut  kami bergerak menuju kolam renang Aqua Splash. 
Tempatnya nyaman, baik bagi anak-anak maupun orangtua. Terdapat dua kolam yang tersedia. Satu kolam dengan seluncuran setinggi 7,5 meter dan melingkar sepanjang 52 meter. Satu kolam lain sepertinya didesain untuk aktivitas yang lebih santai, dengan kanopi besar terpasang di atasnya. Ada pula satu kolam-kolaman dari plastik yang dipasang di salah satu sudut area kolam renang. 

Entah apakah selain di hari libur,kolam tersebut dipasang juga atau nggak. Lantai yang terbuat dari conblok berkualitas membuat permukaan lantai tidak licin meskipun basah terciprat air kolam. 

Di pinggir kolam, banyak tersedia payung taman dengan meja dan kursi bagi pengunjung yang memilih tidak nyemplung ke kolam.

Saya ga ngikut nyemplung coz saya ga bisa renang, jadi ngawasin aja sambil duduk dibawah payung-payungan. 

Beberapa lifeguard terlihat berjaga di titik-titik penting. 

Dengan tiket yang dpt dibeli terpisah dari tiket taman bermain, aqua splash nampaknya akan menjadi pilihan kami di kemudian hari. 

Jam 2 siang akhirnya acara Kidz Funnya selese, dan kami semua diantar Bus Kidz Fun lagi ke sekolahan. 


Lumayan untuk refreshing anak-anak & sarana silaturahmi antar orangtua murid & guru.











Read More

Minggu, 12 Februari 2012

... Benteng Vredeburg ...

Kali ini saya ingin sedikit bercerita tentang salah satu obyek wisata sejarah di kota Jogja yaitu " Museum Benteng Vredeburg " .

Sebenarnya benteng ini sangat dekat dari rumah, tetapi selama saya tinggal di Jogja baru 1 kali saya masuk ke benteng ini. 

Bagi Farrel & Queen lebih menarik maen Taman Pintar dan bagi saya lebih menarik cuci mata di Pasar Bringharjo ( hehehe.... ).

Museum Benteng Vredeburg dulunya adalah benteng Belanda yang dibangun dizman VOC tahun 1765. Museum ini terletak di pusat kota Yogya. hanya berjarak beberapa puluh meter dari titik O km-nya Jogja ( perempatan Kantor Pos Besar ), tepatnya di bagian belakang Monumen Serangan Umum 1 Maret dan di seberang Gedung Agung (salah satu Istana Kepresidenan RI ) .



Benteng ini berbentuk persegi dan dikelilingi tembok yang tinggi ( ya iyalaaah , namanya juga benteng....hehehe ). 

Suasana didalam benteng sangat asri karena terdapat banyak pohon-pohon besar. 

Kita bisa mengelilingi benteng melalui tembok atas. Jangan membayangkan kalo kita bakal susah manjat-manjat naik ke tembok benteng coz ada beberapa tangga semen sebagai akses untuk naik ke atas tembok benteng ini. Mungkin ini dulu akses tentara untuk bisa patroli mengelilingi tembok atas benteng. Temboknya lebar sehingga bisa dilewati banyak orang. Malahan diatas tembok disediakan tempat duduk untuk bersantai-santai pengunjung, menikmati semilir angin. 

Tapi seperti kebanyakan tempat di kota Jogja, area asik kayak begituan pasti jadi tempat pacaran...Jogja...Jogja...istimewa bangeeet...xixixi.. 

Selain tembok yang kokoh, benteng ini juga dikelilingi selokan besar,mungkin itu untuk mendukung fungsi benteng ini sebagai benteng pertahanan.




Didalam benteng terdapat beberapa bangunan yang sekarang ini berisi diorama-diorama 3 dimensi tentang perjuangan bangsa Indonesia dalam merebut kemerdekaan. Diorama tersebut dilengkapi dengan penjelasan tertulis dan penjelasan audio dalam 2 bahasa yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.





Read More

Senin, 12 Desember 2011

... O KM ...

Yang dimaksud disini bukan O km-nya Indonesia yaitu di kota Sabang ( Aceh ), tetapi titik O km-nya Jogja. Letaknya di simpangan kantor pos besar jogja.





Read More

Selasa, 06 Desember 2011

... Referensi Liburan di Jogja ...

Ngasi tips buat yang mo liburan ke jogja. Tips berdasarkan pengalaman slama tinggal di Yogya :

Transportasi di dalam kota:  


Taksi (bisa pesan lewat telp). Saya hapalnya telp JAS taksi (0274) 373737 ( no. telp nya gampang dihapal)

Becak (nawar aja, soalnya suka ngegetok harga Rp10.000/kepala)

Andong (nawar jugalah)

Trans Jogja (mirip busway di Jakarta, cuma org luar jogja pasti ga tau rute2nya, much easier naik taksi).

Sewa mobil. Ini untuk pergi yang jauh2 ke Borobudur dan Kaliurang. Rp400.000 / 24 jam sudah termasuk supir. Lumayanlah.


 

Tempat Makan:
 
- Gudeg Yu Djum (di Jl. Widjilan)
- Cak Koting (di pinggir jalan layang)
- Beukenkof (di museum Ullen Sentalu)


Aktivitas bareng anak:
- Taman Pintar (www.tamanpintar.com)
- Candi Borobudur,Mendut,Pawon

- Candi Prambanan,Kalasan,Ijo,Sambisari
- Keraton Ratu Boko
- Benteng Vredeburg
- Keraton & Taman Sari
- Pantai Parangtritis,Depok,Kwaru,Glagah
- Pantai Baron,Kukup,Krakal,Indarayanti,Sundak
- Museum Dirgantara (di deket bandara Adisucipto)
- Museum Kolong Anak Tangga (Taman Budaya Yogyakarta)
- Museum Ullen Sentalu (www.ullensentalu.com)
- Museum Gunung Merapi

Belanja: 


Batik Mirota (fixed price, murah, batiknya lucu-lucu, mau mainan khas juga banyak dengan harga yang murah deh.. daripada dikibulin pedangang sepanjang Malioboro)

Pasar Bringharjo

Bakpia 25 di Pathok. 
Read More

Minggu, 13 November 2011

... Candi Sambisari ...



Waktu lewat Jl. Yogya-Solo, keliatan ada papan penunjuk jalan bertuliskan Candi Sambisari. 

Saya langsung aja nanya ke Papi  yang sudah lama ngendon di Yogya, ternyata jawabannya menakjubkan,
TIDAK TAHU
Coz penasaran, langsung aja nama candi ini jadi masuk list jalan-jalan wikenan keluarga.

Candi ini terletak di desa Sambisari, Purwomartani, Kalasan,Sleman, DIY (lengkap banget yaak, kayak alamat mo ngirim surat :D ). Untuk ke candi ini, jika kita dari arah kota Yogya, kita lewat Jl Yogya-Solo sampe ktemu papan petunjuk "Candi Sambisari" (simpangan terakhir di sebelah kiri jalan sebelum gerbang AAU). Klo udah ktemu, belok kiri deh trus lurus aja, ntar mentok di Candi Sambisari. Jalan menuju candi ini luas & aspalan so mo naek motor atao mobil ga masalaaah. Paling yang agak susah kalo bawa bus, parkirnya sempit, mungkin bisa diakali dengan parkir agak jauhan. 

Yang menakjubkan harga tiket masuknya cuma Rp.2000,-/orang (dewasa) dan Rp. 1000,-/orang (anak). Muraah banget yaaa, sama harganya dengan harga masuk Toilet Umum...ckckck..

Sempat kaget juga waktu sampe di areal candi, kok yang keliatan cuma susunan batu atap candi ??? kok tinggi candinya cuma berapa meter di atas tanah ???

Bayangan saya candi ini sama kayak candi-candi terkenal lainnya (Borobudur,Prambanan) tinggi menjulang gitu, eh ternyata candinya kecil similikiti bala-bala dan posisinya lebih rendah dari wilayah sekitarnya. 

Tetapi justru itu semua yang bikin candi ini unik dan menarik, apalagi untuk poto-poto...hehehe....

Konon katanya sih candi ini terkubur letusan Gunung Merapi tahun 1006, trus ditemukan nggak sengaja ama petani tahun 1966.
Kebayang deh dahsyatnya letusan Gunungnya Mbah Maridjan itu .
Pintu masuk ke dalam kompleks candi Sambisari ada di 4 sisi bujur sangkar dengan menuruni tangga. Didalam kompleks candi ini ada 1 buah candi induk dan 3 buah candi pendamping. Ada 2 pagar yang mengelilingi kompleks candi, satu pagar telah dipugar sempurna, sementara satu pagar lainnya hanya ditampakkan sedikit di sebelah timur candi.


Di dalam Candi Induk ada batu besar sekitar 1,5 meter, ada juga 3 arca yang saya ga tau namanya apa, tapi yang jelas salah satu dari arca itu adalah arca ganesha ( kayak lambang ITB itu looh..

Setelah puas keliling - keliling di kompleks candi & foto narsis sana sini sama keluarga, trus kami lanjut ke pusat informasi (tepatnya ruang informasi...kecil sih..:D ). 

Di ruang ini ada foto-foto tentang proses penggalian dan rekonstruksi candi,foto benda-benda lain yang ditemukan selama penggalian, mis : arca dari perunggu ( kini disimpan di Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala ) .

Ngeliat semua info di pusat informasi bikin kami tau kalo keindahan Candi Sambisari yang tadi kami liat adalah hasil kerja keras para arkeolog selama 21 tahun....ckckck...lamanya...seumurku....:D .Candi ini mirip puzzle raksasa, sepotong demi sepotong disusun kembali. 

Kata Pusat Informasi diperkirakan Candi  Sambisari ini tidak hanya seluas yang sekarang sudah digali, tetapi bisa lebih luas lagi tetapi penggalian nggak dilanjutkan coz khawatir nggak bisa  menyalurkan air untuk dibuang karena posisinya lebih rendah daripada sungai yang ada dekatnya.

Setelah puas nyari-nyari info di pusat informasi, saatnya tiba untuk pulang.... 

Kesimpulan jalan-jalan wiken kami kali ini ( ceilee..kayak seminar aja... :D ) adalah Candi Sambisari ini menarik untuk dikunjungi, letaknya nggak jauh dari kota Yogya & akses kesana sangat mudah, tetapi banyak juga loh orang yang tinggal di Yogya bahkan penduduk asli Yogya & sekitarnya yang belum pernah ke candi ini, bahkan tidak tahu kalau candi ini ada. Apalagi bagi wisatawan domestik ama mancanegara. 

Sangat menyedihkan disaat orang Indonesia berduyun-duyun wisata ke luar negeri sedangkan wisata di dalam negeri sendiri saja belum tentu pernah dikunjungi, padahal tidak kalah menarik juga. 

Makanya saya slalu ngajak keluarga & teman yang liburan ke yogya untuk ngunjungi candi ini....biar pada tau..

Sekian dulu ya...  c u di crita jalan-jalan selanjutnya.....

Read More

Minggu, 16 Oktober 2011

... Kidz Fun Toko Progo Yogya ...


Kids Fun Supermarket Progo  adalah salah satu cabang Kids Fun yang ada di Supermarket Progo  yang merupakan salah satu pusat perbelanjaan di kota Yogya. Setiap bulan saya selalu punya schedule belanja bulanan untuk keperluan rumah di Progo. Pada saat saya belanja, suami & anak-anak saya pasti menghabiskan waktu di Kids Fun itu sambil menunggu saya selesai belanja. 


Kids Fun ini terletak di lantai 4 Supermarket Progo. Kids Fun ini berbeda konsep dengan pusatnya yang berada di Jl. Raya Wonosari yang berkonsep outdoor. Sedangkan Kids Fun Progo Mall berkonsep indoor dengan  dekorasi menyerupai  sebuah "Adventures Island" . Kids Fun ini buka dari jam 08.00 s/d 21.00, sama dengan jam buka Progo. Wahana permainan di Kids Fun ini cukup lengkap, ada SoftPlay, Kereta Api-Kereta Apian, Kapal-Kapalan, Komedi Putar, aneka Video Games, Karaoke Box, Kastil-Kastilan, Mobil balap,Boom Boom Car,dll. Selain tempat bermain , dilantai ini juga tersedia Pusat Jajanan, yang sering digunakan sebagai tempat istirahat para orangtua sambil menunggu anak-anaknya bermain.
 
Mandi Bola
Balap Mobil

Komedi Putar

Aneka Game

Mobil-Mobilan

Prosotan @Soft Play


Jembatan Gantung @Soft Play

Trampolin @Soft Play

Mandi Bola @Soft Play


Read More

Minggu, 25 September 2011

... Taman Pintar ...



Taman Pintar adalah tempat wisata favorit keluarga kecilku. Selain karena jaraknya yang dekat hanya 5 menit dari rumah, taman pintar ini juga merupakan wisata yang murah meriah (kalo kita cuma main di Playground Arena & Area PAUD aja loh...).  

Taman Pintar sangat cocok untuk anak-anak karena disana kita bisa mendapatkan wisata rekreasi maupun edukasi sekaligus dalam satu lokasi.

Taman Pintar ini terletak di pusat kota Yogyakarta, tepatnya di Jl Pangeran Senopati Yogyakarta. Taman Pintar bisa dikunjungi : 
- Selasa - Jumat pk 09.00 -16.00 WIB
- Sabtu - Minggu pk 08.30 - 20.00 WIB
- Senin tutup (kecuali hari libur nasional dan musim liburan sekolah)


Taman Pintar yang diresmikan tahun 2008 oleh Presiden SBY ini  (menurut prasasti peresmian yang saya baca....:D ) memiliki arena bermain sekaligus sarana edukasi yang terbagi dalam beberapa zona. Akses langsung dengan pusat buku eks Shopping Centre juga menambah nilai lebih Taman Pintar.


Gedung Oval



Zona ini terdiri dari zona pengenalan lingkungan dan eksibisi ilmu pengetahuan, zona pemaparan, sejarah, ilmu pengetahuan dan teknologi. Begitu masuk, kita akan sampai di ruang depan, dimana terdapat layar TV di lantai di sayap kanan dan kiri ruangan yang menayangkan video penelitian tentang terbentuknya alam semesta, kehidupan pra sejarah, dll. Dari ruang depan itu nampak sebuah terowongan pendek yang ternyata adalah sebuah terowongan bawah air yang menembus Aquarium Air Tawar. Dari balik kaca yang memisahkan terowongan dengan aquarium, nampak aneka jenis ikan air tawar mulai dari lele, gurami, dsb berenang-renang dengan bebas. Keluar dari terowongan, kita akan melihat sebuah patung manusia purba & patung dinosaurus besar yang meraung mengerikan, yang selalu bikin anak-anakku menangis (hehehe..) Ternyata patung itu adalah "sambutan" bagi kita yang akan segera memasuki Dome Area (area kubah). Sebuah ruangan berbentuk lingkaran yang besar dan tinggi segera nampak.

Di pinggir ruangan ini ada beberapa stand yang memeragakan alat-alat IPTEK sederhana seperti Whimshurst Machine, Generator van de Graft, Air Track (rel udara), pemadam kebakaran otomatis, pendeteksi banjir, tempat wudhu otomatis yang langsung menyala jika kita injak lantainya, peta alam Indonesia lengkap dengan lampu-lampu kecil warna-warni yang menandai letak gunung,sungai,danau,dll . Beberapa gambar dan diorama kehidupan pra sejarah juga terdapat di lantai ini. 

Setelah itu ada jalan memutar naik ke lantai 2 dengan foto tokoh-tokoh dunia seperti Copernicus, Einstein, dsb serta poster planet-planet tata surya kita di sepanjang dindingnya. Lantai 2 Gedung Oval berisi alat peraga tentang alam semesta, bumi kita, simulator gempa, simulator dan detector tsunami, peraga listrik, teknologi konstruksi, zona telekomunikasi. Selain itu ada juga area pengenalan budaya seperti Area BAtik, Area Gamelan. Pada area ini terdapat miniatur Candi Borobudur.



Playground Arena

Begitu memasuki pintu gerbang selatan & timur, kita langsung disambut oleh area yang disebut sebagai Playground Arena

Jalan masuk dari pintu gerbang selatan terpecah menjadi 2 oleh sebuah koridor yang terdiri atas 3 tiang berbentuk segitiga di masing-masing sisinya. Air akan menyembur dari masing-masing tiang tersebut hingga membentuk sebuah "Koridor Air". Namun sayang, koridor ini hanya dioperasikan pada saat-saat tertentu saja. 


Di ujung koridor ada sebuah gong bertuliskan "Gong perdamaian Nusantara (sarana persaudaraan dan pemersatu bangsa)". Di sekeliling gong tersebut nampak logo dari semua propinsi dan kabupaten yang ada di Negara Kesatuan Republik Indonesia.


Berbagai permainan menarik dan mendidik dengan nama menggelitik terdapat di Playground Arena ini. Permainan-permainan ini dirancang sedemikian rupa untuk meningkatkan minat anak terhadap sains. Selain Koridor Air, ada Parabola Berbisik, Dinding Berdendang, Pipa Bercerita, Cakram Spektrum Warna, Air Menari, Forum batu, Tapak pintar, Area Desaku Permai, Sistem Katrol, Rumah pohon, Jembatan Goyang, Jungkat-jungkit,Istana Pasir dan Taman Lalu Lintas.




Parabola Berbisik misalnya, adalah 2 orang yang berdiri saling membelakangi di depan 2 buah parabola yang berjarak sekitar 10-15 meter. Jika salah satu orang membisikkan sebuah kalimat ke parabola yang ada di depannya, maka orang lain yang ada di depan parabola yang satunya lagi akan bisa mendengar kalimat itu. Permainan ini mengajarkan tentang prinsip penghantaran rambat gelombang & parabola tersebut berfungsi untuk menghantarkan rambat gelombang suara ke masing-masing titik focus.





Permainan lain yang tidak kalah menariknya yaitu Dinding Berdendang adalah sebidang tembok berwarna merah yang ditempeli gendang-gendang dengan berbagai macam ukuran yang jika dipukul akan menghasilkan suara-suara dengan nada yang berbeda. Dinding ini menjelaskan kalau luas kecilnya permukaannya itu menentukan tinggi rendahnya nada. Misalnya permukaannya kecil berarti nada yang dihasilkan itu kecil. Jadi anak bisa belajar sendiri berbagai pengetahuan yang selama ini hanya mereka peroleh dalam bentuk teori.Permainan ini menggambarkan hubungan antara tinggi rendahnya nada dengan luas permukaan gendang.

Di sini juga tersedia permainan Pipa Gaung. Konsep gaung, anak-anak bisa berisi atau bicara dari ujung-ujung pipa. Suara itu bisa merambat melalui pipa bisa dipantulkan sehingga bisa terdengar di ujung satunya. Pipanya di pendam. Selain itu yang paling banyak disukai anak-anak itu. Taman Air Menari di Playground Taman Pintar juga dilengkapi dengan fasilitas ruang bilas yang airnya secara otomatis keluar dari "shower" jika ada anak yang berada di bawahnya. Juga ada Mini Flying Fox yang didesain sangat aman bagi anak yang beratnya di bawah 25 kilogram.

Juga terdapat pohon-pohon rindang dan taman-taman rumput lengkap dengan papan bertuliskan "tolong jangan injak aku". Namun sayangnya, entah karena tidak melihat tulisan tersebut atau karena memang tidak peduli, beberapa orangtua yang sedang mengantar anaknya justru duduk seenaknya di atas rerumputan itu sambil menggelar makanan seolah sedang piknik. Playground Arena ini juga dilengkapi dengan beberapa stand yang menjual minuman dan aneka makanan kecil.

Zona Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)

Di antara Playground Arena terdapat Zona Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang khusus diperuntukkan bagi anak usia Pra-sekolah hingga TK (2-7 tahun). Zona ini terbagi atas 2 gedung yaitu gedung PAUD Barat dan gedung PAUD Timur. Gedung PAUD Barat terdiri atas Ruang Tunggu, Ruang Sains dan Teknologi, Perpustakaan, Ruang Profesi, Ruang Budaya dan Religi. Sementara gedung PAUD Timur terdiri atas Ruang Tunggu, Ruang Komputer Kids, Ruang Puzzle Balok, Ruang Pertunjukan dan Karaoke, serta Ruang Petualangan.

 

Gedung Kotak

Gedung ini terdiri dari tiga lantai yakni lantai pertama zona sarana pelengkap Taman Pintar yang mencakup ruang pameran, ruang audiovisual, radio anak Jogja, food court, dan souvenier counter. Lantai dua zona materi dasar dan penerapan iptek terdiri dari Indonesiaku, jembatan sains, teknologi populer, teknologi canggih, dan perpustakaan. Sedangkan lantai tiga terdiri dari laboratorium sains, animasi dan tv, dan courses class.Dalam gedung ini terdapat bioskop 4 Dimensi.

 

Gedung Memorabilia

Menampilkan peralatan peraga tentang pengetahuan sejarah Indonesia, seperti sejarah Kesultanan dan Paku Alaman Yogyakarta, tokoh-tokoh Pendidikan dan tokoh-tokoh Presiden RI hingga saat ini. 




 

Zona Desaku Permai

Zona ini terletak di sebelah kiri pintu gerbang selatan Taman Pintar yang menggambarkan suasana kehidupan pedesaan. Di zona ini terdapat miniatur sawah, kerbau & gembala, sapi perah( lehernya dipencet bisa bersuara emoooooh... ),ibu petani sedang menumbuk padi, rumah pedesaan, bapak tani sedang membawa sepeda, dll. Di area ini juga terdapat tempat belajar membatik & membuat kreasi dari tanah liat. Di area ini terdapat patung strawberry besar , yang selalu menjadi tempat favorit anak-anakku..


 
 

Read More
FarQuee Sidabutar. Diberdayakan oleh Blogger.

© Blog Keluarga FarQuee Sidabutar , AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena